Siklus Akuntansi - OFF ROAD NEWS

Jumat, 15 Desember 2017

Siklus Akuntansi


  1. Analyze business transactions

Pada fase ini data-data transaksi secara eksternal (antara entitas dan lingkungannya, seperti pertukaran dengan perusahaan lain atau perubahan biaya barang yang dibeli) atau secara internal (pertukaran yang terjadi dalam organisasi, singkatnya, sebuah perusahaan mencatat sebanyak mungkin transaksi yang mempengaruhi posisi finansialnya), kemudian  data-data tersebut dikumpulkan untuk dianalisa, ditimbang dan dicatat.
Transaksi mencakup penjualan atau pengembalian suatu produk, pembelian persediaan untuk kegiatan bisnis, atau aktivitas keuangan lainnya yang melibatkan pertukaran aset perusahaan, pembentukan atau pembayaran hutang, atau setoran dari atau pembayaran uang ke pemilik perusahaan.
  1. Journalize the transaction
Secara historis system akuntasi seluruhnya dicatat diatas kertas, bermula ketika seorang pemegang buku menulis entri ke jurnal (atau buku harian), kemudian transaksi dimasukkan ke jurnal sesuai urutannya. Akibatnya, entri dalam jurnal tersebut muncul secara kronologis. Dengan cara ini, jika ada yang bertanya transaksi mana yang terjadi pada hari tertentu, mereka bisa beralih ke jurnal untuk mendapatkan jawaban.
Saat ini, dengan sistem berbasis komputer, banyak jenis transaksi masuk jurnal tanpa melibatkan pemegang buku atau akuntan. Di toko ritel, misalnya, sistem "Point-of-Sale" memindai pembelian pelanggan saat checkout. Satu sentuhan tombol kasir mencetak tanda terima pelanggan dan membuat entri jurnal sistem akuntansi yang sesuai pada saat bersamaan. Perusahaan masih bisa memasukkan jenis transaksi lainnya ke dalam jurnal secara manual, tentunya. Entri Manual mungkin melibatkan orang-orang penjualan, pemegang buku, atau akuntan, menggunakan formulir pada layar di komputer. Sebuah jurnal secara kronologis mencantumkan transaksi dan kejadian lainnya dalam hal debit dan kredit ke akun. Setiap entri jurnal terdiri dari empat bagian:
1. Rekening dan jumlah yang harus didebet.
2. Akun dan jumlah yang akan dikreditkan.
3. Tanggal transaksi.
4. Penjelasan transaksi.
  1. Post to ledger accounts
Informasi dari jurnal umum kemudian ditransfer ke buku besar dalam sebuah proses yang disebut posting. Posting diperlukan agar memiliki catatan lengkap tentang semua transaksi akuntansi di buku besar, yang digunakan untuk membuat laporan keuangan perusahaan.
  1. Prepare trial balance
Pada akhir periode akuntansi (akhir bulan, kuartal, atau tahun tergantung pada praktek bisnis), dilakukan perhitungan neraca saldo. Siklus akuntansi berlanjut sampai beberapa saat sebelum akhir periode.
Neraca saldo berisi daftar akun saldo pada waktu tertentu sebelum dilakukannya penyesuaian untuk membuat laporan keuangan. Akun tersebut tercantum dalam buku besar, dengan saldo debit berada di kolom kiri dan saldo kredit di kolom kanan. Jumlah kedua kolom ini harus cocok. Ketidakcocokan antara jumlah ini menunjukkan adanya kesalahan transaksi di suatu tempat di sistem.
  1. Journalize and post adjusting entries: Deferral/Accruals
Jurnal penyesuaian (adjustment) adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode setelah neraca saldo disiapkan untuk menyesuaikan saldo akun yang belum tepat, seperti saldo pos akrual dan deferal.  Tujuan penyesuaian entri adalah menyesuaikan pendapatan dan biaya dengan periode akuntansi di mana mereka benar-benar terjadi.
  1. Prepare and adjust trial balance
Setelah menjurnal dan melakukan posting untuk semua entri penyesuaian, banyak perusahaan menyiapkan saldo percobaan lain dari buku besar dan akun mereka. Ini disebut neraca saldo yang disesuaikan, menunjukkan keseimbangan semua akun, termasuk yang disesuaikan, pada akhir periode akuntansi. Oleh karena itu, hasil akhir dari keseimbangan percobaan yang disesuaikan ini menunjukkan dampak dari semua peristiwa keuangan yang terjadi selama periode pelaporan tersebut.
  1. Prepare financial statement: Income statement, Retained earnings statement, Statement of Financial position
Laporan keuangan dapat dipersiapkan secara langsung dari neraca saldo yang disesuaikan. Laporan keuangan adalah hasil, kondisi, dan arus kas organisasi. Laporan keuangan secara sederhana adalah informasi mengenai keuangan sebuah perusahaan yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana kinerja perusahaan tersebut dalam suatu periode tertentu.
  1. Journalize and post-closing entries
Pada tahap penutupan, saldo sementara dikurangi menjadi nol untuk menyiapkan akun pada transaksi periode berikutnya. Proses ini mengosongkan entitas akun sementara  dan menyimpan sisa-sisa akun permanen.
  1. Prepare a post-closing trial balance
Saldo setelah penutupan hanya terdiri dari aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik, juga dikenal sebagai akun nyata atau permanen. Keseimbangan ini memberikan bukti bahwa perusahaan telah mencatat dengan benar dan mencatat secara akurat entri penutup.

Halaman